<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>BLOG BELAJAR FISIKA sma</title>
	<atom:link href="http://belajarfisika91.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://belajarfisika91.wordpress.com</link>
	<description>Belajar Fisika Menjadi Lebih Bermakna</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Feb 2010 02:07:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='belajarfisika91.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/4e2eab2f5b03f9ad07d1100b5b9fc96a?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>BLOG BELAJAR FISIKA sma</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://belajarfisika91.wordpress.com/osd.xml" title="BLOG BELAJAR FISIKA sma" />
	<atom:link rel='hub' href='http://belajarfisika91.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>3.6. Induksi Elektromagnetik</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/11/06/3-6-induksi-elektromagnetik/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/11/06/3-6-induksi-elektromagnetik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 17:58:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Induksi Elektromagnetik]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfisika91.wordpress.com/?p=250</guid>
		<description><![CDATA[Pada pembahasan sebelumnya tentang Medan Magnetik telah dijelaskan bahwa kuat dan arah medan magnetik dinyatakan oleh garis-garis gaya magnetik. Tahukah kamu&#8230; bahwa sesungguhnya Medan magnet tidak kasat mata namun bisa dibuktikan dengan mengamati penyimpangan jarum kompas atau serbuk halus besi di sekitar kawat berarus listrik. Silahkan lihat video tautan di bawah ini: Hal ini menyatakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=250&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada pembahasan sebelumnya tentang <a href="http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/09/10/3-5-medan-magnetik/" target="_self"><strong><em>Medan Magnetik</em></strong></a> telah dijelaskan bahwa kuat dan arah medan magnetik dinyatakan oleh <em>garis-garis gaya magnetik</em>. Tahukah kamu&#8230; bahwa sesungguhnya <em>Medan magnet tidak kasat mata</em> namun bisa dibuktikan dengan mengamati penyimpangan jarum kompas atau serbuk halus besi di sekitar kawat berarus listrik.<span id="more-250"></span></p>
<p>Silahkan lihat video tautan di bawah ini:</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='510' height='317'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/9Zy0VHBXxLU?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/9Zy0VHBXxLU?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='510' height='317' wmode='opaque'></embed> </object></span>
<p>Hal ini menyatakan bahwa:</p>
<ul>
<li><strong><em>Arus listrik dapat menghasilkan medan magnetik atau</em></strong></li>
<li><strong><em>Medan magnetik mengerjakan gaya pada kawat berarus listrik atau pada muatan bergerak. </em></strong></li>
</ul>
<p>Akibat dari pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan :</p>
<p><strong><em>“ Jika arus listrik dapat menghasilkan medan magnetik apakah medan magnetik juga dapat menghasilkan arus listrik ? ”. </em></strong></p>
<p>Melalui berbagai percobaan, <strong><em>Michael Faraday (1791-1867)</em></strong>, seorang ilmuwan jenius dari inggris akhirnya berhasil membuktikan bahwa <em>arus listrik memang dapat dihasilkan dari perubahan medan magnetik</em>. Peristiwa dihasilkannya arus listrik akibat adanya perubahan medan magnetik dinamakan <strong><em>induksi elektromagnetik</em></strong>, sedangkan arus yang dihasilkan dari induksi elektromagnetik dinamakan <strong><em>arus induksi</em></strong>. Penemuan ini dikenal dengan <strong><em>&#8220;Hukum Faraday&#8221;</em></strong>. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental. Mengapa? <strong><em>Pertama</em></strong>, &#8220;Hukum Faraday&#8221; memiliki arti penting dalam hubungan dengan pengertian teoretis tentang elektromagnetik. <strong><em>Kedua</em></strong>, elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai penggerak secara terus-menerus arus aliran listrik seperti yang digunakan oleh Faraday dalam pembuatan dinamo listrik pertama.</p>
<p><strong>Percobaan Faraday</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-248" title="Faraday Law" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/faradyanim.gif?w=300&#038;h=273" alt="Faraday Law" width="300" height="273" /></p>
<ul>
<li><em>Ketika magnet digerakkan ( keluar- masuk ) dalam kumparan, jarum pada galvanometer akan menyimpang.</em></li>
<li><em>Ketika magnet tidak digerakkan (berhenti) dalam kumparan, jarum pada galvanometer tidak menyimpang (menunjukkan angka nol).</em></li>
<li><em>Penyimpangan jarum galvanometer ini menunjukkan bahwa di dalam kumparan mengalir arus listrik. </em><em>Arus listrik seperti ini disebut <strong><span style="text-decoration:underline;">arus induksi</span></strong><span style="text-decoration:underline;">.</span></em></li>
<li><em>Arus listrik timbul karena adanya perubahan jumlah garis gaya magnet, yang mengakibatkan pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial. Beda potensial ini disebut <strong>gaya gerak listrik induksi (ggl induksi)</strong></em></li>
</ul>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='510' height='317'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/CCXXF5Cg3f4?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/CCXXF5Cg3f4?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='510' height='317' wmode='opaque'></embed> </object></span>
<p><em><strong><br />
</strong></em></p>
<p><strong>Hukum Faraday</strong></p>
<ol>
<li><strong><em>Jika sebuah penghantar memotong garis-garis gaya dari suatu medan magnetik (fluks) yang konstan, maka pada penghantar tersebut akan timbul tegangan induksi.</em></strong></li>
<li><strong><em>Perubahan fluks medan magnetik didalam suatu rangkaian bahan penghantar, akan menimbulkan tegangan induksi pada rangkaian tersebut.</em></strong></li>
</ol>
<p>Persamaan <strong><em>Ggl induksi (</em></strong><strong><em>E</em></strong><strong><em><sub>ind</sub></em></strong><strong><em>)</em></strong> yang memenuhi hukum Faraday adalah sebagai berikut:</p>
<p><img title="Pers GGL Induksi" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/pers-ggl-induksi1.jpg?w=296&#038;h=145" alt="Pers GGL Induksi" width="296" height="145" /></p>
<p>Apa arti tanda negatif  itu ?</p>
<p>Tanda negatif berati sesuai dengan <strong>Hukum Lenz</strong>, yaitu <em>“Ggl Induksi selalu membangkitkan arus yang medan magnetiknya berlawanan dengan sumber perubahan fluks magnetik”.</em></p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='510' height='317'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/prNXC1A26Ig?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/prNXC1A26Ig?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='510' height='317' wmode='opaque'></embed> </object></span>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Fluks Magnetik </strong></p>
<p><strong><em>Fluks Magnetik </em></strong> adalah kerapatan garis-garis gaya dalam medan magnet, artinya fluks magnetik yang berada pada permukaan yang lebih luas kerapatannya rendah dan kuat medan magnetik (B) lebih lemah, sedangkan pada permukaan yang lebih sempit kerapatan fluks magnet akan kuat dan kuat medan magnetik (B) lebih tinggi.</p>
<p>Satuan internasional dari besaran fluks magnetik diukur dalam <strong><em>Weber</em></strong>, disingkat <strong><em>Wb</em></strong> dan didefinisikan dengan:</p>
<p><em>”Suatu medan magnet serba sama mempunyai fluks magnetik sebesar 1 weber bila sebatang penghantar memotong garis-garis gaya magnetik selama satu detik akan menimbulkan gaya gerak listrik (ggl) sebesar satu volt”</em></p>
<p><img title="Fluks Magnetik" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/fluks-magnetik1.jpg?w=346&#038;h=228" alt="Fluks Magnetik" width="346" height="228" /></p>
<p><strong>Aplikasi dari Induksi Elektromagnetik </strong></p>
<ul>
<li><strong><em>Generator/Dinamo</em></strong></li>
</ul>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<div id="attachment_279" class="wp-caption aligncenter" style="width: 358px"><strong><em><strong><em><img class="size-full wp-image-279" title="GENERATOR" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/generator.jpg?w=348&#038;h=247" alt="GENERATOR" width="348" height="247" /></em></strong></em></strong><p class="wp-caption-text">Generator</p></div>
<ul>
<li><em><strong>Trafo</strong></em></li>
</ul>
<div id="attachment_280" class="wp-caption aligncenter" style="width: 493px"><img class="size-full wp-image-280" title="TRAFO" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/trafo.jpg?w=483&#038;h=362" alt="TRAFO" width="483" height="362" /><p class="wp-caption-text">Trafo</p></div>
<p><em><strong><br />
</strong></em></p>
<p><strong>Selengkapnya dalam: </strong></p>
<ol>
<li><em><strong>Modul 4 _ Induksi Elektromagnetik (</strong><strong><a href="http://www.ziddu.com/download/7400751/MateriPresentasi_INDUKSIELEKTROMAGNETIK.rar.html" target="_blank">Power Point</a> ; PDF: <a href="http://www.ziddu.com/download/7412430/Modul4_INDUKSI-ELEKTROMAGNETIK1.rar.html" target="_blank">Induksi Elektromagnetik</a>, <a href="http://www.ziddu.com/download/7410832/Modul4_TEGANGANDANARUSAC2.rar.html" target="_blank">Tegangan dan Arus AC</a>)</strong></em></li>
<li><em><strong>Latihan Soal  _ <a href="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/3-6-induksi-elektromagnetik.pdf" target="_blank">3.6 Induksi Elektromagnetik</a></strong><strong><br />
</strong></em></li>
</ol>
<br />Posted in Induksi Elektromagnetik, Kelas XII Tagged: Induksi Elektromagnetik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/250/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/250/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=250&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/11/06/3-6-induksi-elektromagnetik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/faradyanim.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Faraday Law</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/pers-ggl-induksi1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pers GGL Induksi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/fluks-magnetik1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Fluks Magnetik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/generator.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">GENERATOR</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/11/trafo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">TRAFO</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3.5. Medan Magnetik</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/09/10/3-5-medan-magnetik/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/09/10/3-5-medan-magnetik/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Sep 2009 03:36:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>
		<category><![CDATA[Medan Magnetik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfisika91.wordpress.com/?p=207</guid>
		<description><![CDATA[Hello para Pembelajar Fisika.. Kali ini kita sudah masuk pada pembahasan Medan Magnetik. Dalam fisika, Magnetisme adalah salah satu fenomena yang terjadi pada materi/benda yang dapat memberikan gaya menarik atau menolak terhadap benda lainnya. Beberapa benda yang memiliki sifat magnet adalah besi, dan beberapa baja, serta mineral Iodeston; namun, seluruh benda pasti terpengaruh oleh adanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=207&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#3333ff;"><em>Hello</em> </span></span> para Pembelajar Fisika..</p>
<p>Kali ini kita sudah masuk pada pembahasan Medan Magnetik.</p>
<p>Dalam fisika, <span style="font-size:100%;"> </span><strong><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#3333ff;"><em>Magnetisme</em></span></span></strong> adalah salah satu fenomena yang terjadi pada <em>materi/benda</em> yang dapat memberikan gaya menarik atau menolak terhadap benda lainnya. Beberapa benda yang memiliki sifat magnet adalah besi, dan beberapa baja, serta <em>mineral Iodeston</em>; namun, seluruh benda pasti terpengaruh oleh adanya gaya magnet ini walaupun kecil. <span id="more-207"></span></p>
<p>Suatu magnet adalah materi yang mempunyai <span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#3333ff;"><em>medan magnet</em></span></span>. Materi tersebut bisa dalam wujud <em>magnet tetap</em> atau <em>magnet tidak tetap</em>. Magnet yang sering kita dapati sekarang ini kebanyakan adalah <em>magnet buatan</em>.</p>
<p>Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub Utara (North/ N) dan kutub Selatan (South/ S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub.</p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#3333ff;"><em>Medan magnetik</em></span></span> didefinisikan sebagai daerah atau ruang di sekitar magnet yang masih dipengaruhi <em>gaya magnetik</em>. Kuat dan arah medan magnetik dapat juga dinyatakan oleh garis gaya magnetik. Jumlah garis gaya per satuan penampang melintang adalah ukuran <em><strong>&#8220;</strong><strong>kuat medan magnetik&#8221;</strong></em>, dilambangkan dengan huruf  &#8220;<em><strong>B&#8221; </strong></em> dan satuannya &#8220;<strong><em>Wb/m<sup>2</sup></em></strong> &#8221; atau &#8220;<em><strong>Tesla&#8221;</strong></em>. Dan <strong>Bumi</strong> adalah medan magnet alam.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-208" title="Medan Magnetik Bumi" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/09/medan-magnetik-bumi.jpg?w=300&#038;h=283" alt="Medan Magnetik Bumi" width="300" height="283" /></p>
<p><strong><em>Ada tiga aturan garis-garis medan magnet, yaitu :</em></strong></p>
<ol>
<li><strong><em>Garis-garis medan magnet tidak pernah memotong satu sama lain</em></strong></li>
<li><strong><em>Garis-garis medan magnet selalu keluar dari kutub utara dan memasuki kutub selatan dan membentuk kurva tertutup.</em></strong></li>
<li><strong><em>Jika garis-garis medan magnet di daerah tertentu rapat, maka medan magnetis pada daerah itu kuat, demikian sebaliknya jika garis-garis medan magnet renggang, maka medan magnetis di daerah itu lemah.</em></strong></li>
</ol>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-209" title="Garis Gaya Magnetik" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/09/garis-gaya-magnetik.jpg?w=300&#038;h=164" alt="Garis Gaya Magnetik" width="300" height="164" /></p>
<p>Di bawah ini adalah gambar dari bagian <em><strong>video-animasi</strong></em> tentang garis-garis medan. Hasilnya sangat realistis, yang menggambarkan kehidupan rahasia dari medan magnet yang tak terlihat. Semua kejadian berlangsung di sekitar <em>NASA&#8217;s Space Sciences Laboratories, UC Berkeley</em>, yang menggambarkan penemuan para ilmuan.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-213" title="Garis Gaya _ Medan Magnetik" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/09/garis-gaya-_-medan-magnetik.jpg?w=300&#038;h=168" alt="Garis Gaya _ Medan Magnetik" width="300" height="168" /></p>
<p>Untuk jelasnya, silahkan deh kamu melihat-lihat sendiri <em>video-animasi</em> tersebut di bawah ini:</p>
<p><a title="video animasi" href="http://www.semiconductorfilms.com/root/Magnetic_Movie/Magnetic.htm" target="_blank"><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;"><span style="font-size:130%;"><span style="color:#990000;">http://www.semiconductorfilm.com/root/Magnetic_Movie/Magnetic.html</span></span></span></span></a></p>
<p><strong>Selengkapnya dalam: </strong></p>
<ol>
<li><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">Modul 3 _ Medan Magnetik (</span></span><strong><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"><a title="INDUKSI MAGNETIK" href="http://www.ziddu.com/download/6470424/MateriPresentasi_INDUKSIMAGNETIK.pps.html" target="_blank">Power Point</a> ; <a title="Modul _ Induksi Magnetik" href="http://www.ziddu.com/download/6470480/Modul_INDUKSIMAGNETIK.pdf.html" target="_blank">PDF</a></span></span></strong><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">)</span></span></li>
<li><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">Latihan Soal  _ <a title="Medan Magnetik" href="http://rachmat-abd-syukur.blogspot.com/" target="_blank">3.5 Medan Magnetik</a> (</span></span><strong><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;">dari BANK SOAL FISIKA sma</span></span></strong><strong><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"> </span></span></strong><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">)</span></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;"><br />
</span></span></p>
<p><em><strong><br />
</strong></em></p>
<br />Posted in Kelas XII, Medan Magnetik Tagged: Medan Magnetik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/207/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/207/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=207&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/09/10/3-5-medan-magnetik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/09/medan-magnetik-bumi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Medan Magnetik Bumi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/09/garis-gaya-magnetik.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Garis Gaya Magnetik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/09/garis-gaya-_-medan-magnetik.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Garis Gaya _ Medan Magnetik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3.4. Listrik Statis</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 15:11:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>
		<category><![CDATA[Listrik Statis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis/</guid>
		<description><![CDATA[FENOMENA LISTRIK STATIS Apakah kamu pernah iseng menggosokkan penggaris plastik pada tangan kemudian mendekatkannya ke rambut?&#8230; kalau memang pernah&#8230; tapi boleh juga sih dicoba&#8230; selanjutnya jika diamati&#8230; beberapa helai rambut berdiri karenanya. Cara lain, dengan menggunakan balon, gosokkan balon ke rambut kita kemudian tempelkanlah pada dinding&#8230;. balon akan menempel pada dinding. Beberapa contoh tersebut adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=141&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;"><span style="font-size:130%;"><span style="color:#990000;">FENOMENA LISTRIK STATIS</span></span></span></span></p>
<div id="attachment_144" class="wp-caption alignleft" style="width: 60px"><img class="size-full wp-image-144" title="Electodes" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/electodes.gif?w=50&#038;h=100" alt="Lompatan Muatan Listrik" width="50" height="100" /><p class="wp-caption-text">Lompatan Muatan Listrik</p></div>
<p>Apakah kamu pernah iseng menggosokkan penggaris plastik pada tangan kemudian mendekatkannya ke rambut?&#8230; kalau memang pernah&#8230; tapi boleh juga sih dicoba&#8230; selanjutnya jika diamati&#8230; beberapa helai rambut berdiri karenanya. Cara lain, dengan menggunakan balon, gosokkan balon ke rambut kita kemudian tempelkanlah pada dinding&#8230;. balon akan menempel pada dinding. Beberapa contoh tersebut adalah salah satu dari sekian banyak fenomena listrik statis (elektrostatik) <span id="more-141"></span>yang telah menjadi perhatian manusia sejak ribuan tahun lalu. Atau&#8230; dalam skala yang lebih besar fenomena elektrostatik sering kita lihat pada peristiwa timbulnya petir atau halilintar, hal ini diakibatkan adanya loncatan muatan listrik statis di ionosfir.</p>
<p>Tahun 1700-an, seorang Ilmuan bernama <strong><em>Du Fay</em></strong> menunjukkan bahwa ada dua jenis gejala kelistrikan statik. Pertama bahwa gejala listrik ini dapat menimbulkan efek tarik-menarik pada benda tertentu dan yang kedua dapat menyebabkan tolak-menolak. Dari dua gejala ini disimpulkan terdapat dua jenis sumber listrik (yang kemudian disebut muatan listrik). Du Fay menamakan gejala ini dengan istilah resinous (-) dan vitreous (+).</p>
<p>Seorang ilmuan, sastrawan, politisi dan terutama salah seorang penggagas deklarasi kemerdekaan Amerika, <strong><em>Benjamin Franklin</em></strong> pada tahun 1752 kemudian menyatakan bahwa kedua jenis listrik (muatan listrik) ini sebagai positif (+) dan negatif (-). Penamaan ini dipakai hingga saat ini dan amat membantu dalam menjelaskan gaya elektrostatik.</p>
<p><strong><em>Robert A. Millikan</em></strong> (1869-1953) kemudian melakukan eksperimen yang bertujuan mencari harga muatan yang paling kecil yang bisa didapatkan. Percobaan Millikan dikenal sebagai percobaan tetes-minyak (oil-drop). Percobaan ini dilakukan dengan meneteskan minyak dengan tetesan kecil melalui dua pelat logam dengan beda potensial yang dapat diatur. Medan listrik yang dihasilkan dari kedua pelat akan menarik muatan listrik dari tetesan minyak tadi pada pelat bagian atas, dan jika beda tegangan diatur agar cukup bisa mengimbangi gaya gravitasi pada tetes minyak, maka partikel-partikel minyak yang mengandung muatan tadi akan melayang karena keseimbangan gaya ini. Pada keadaan ini gaya gravitasi (yang dapat kita hitung) sama dengan gaya elektrostatik, sehingga muatan dapat diketahui besarnya. Melalui banyak percobaan dengan tetes minyak yang beragam massanya, maka Millikan mengamati bahwa hasil dari muatan listrik yang diperoleh selalu kelipatan dari 1,602 x 10<sup>-19</sup> C. Hasil percobaan tetes minyaknya didapatkan harga muatan terkecil sebesar 1,6 x 10<sup>-19</sup>. Harga muatan ini dimiliki oleh partikel terkecil elektron, sehingga bilangan tersebut disebut e (muatan elektron). e = 1,602 x10<sup>-19</sup> C. Artinya benda apapun yang bermuatan listrik, muatannya adalah kelipatan bilangan bulat dari harga e (1e, 2e, 3e, dst). Atas percobaan ini Millikan menerima hadiah Nobel bidang Fisika.</p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;"><span style="font-size:130%;"><span style="color:#990000;">HUKUM COULOMB</span></span></span></span></p>
<p>Pada tahun 1768, melalui sebuah percobaan, <em><strong>Coulomb</strong></em> mendapatkan bahwa muatan-muatan sejenis akan menimbulkan efek tarik-menarik (atraktif) dan benda yang berlainan jenis akan saling menolak (repulsif). Gaya tarik/tolak ini berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antar benda/muatan dan sebanding dengan besarnya muatan benda tersebut.</p>
<span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='510' height='317'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/yU55lXbrV0U?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/yU55lXbrV0U?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='510' height='317' wmode='opaque'></embed> </object></span>
<h3 style="font-weight:bold;font-style:italic;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#006600;"><span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#006600;">KAPASITOR</span></span></span></span></h3>
<div id="attachment_138" class="wp-caption alignleft" style="width: 62px"><img class="size-full wp-image-138" title="Kapasitor Elektrik" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_2.jpg?w=52&#038;h=75" alt="Kapasitor Elektrik" width="52" height="75" /><p class="wp-caption-text">Kapasitor Elektrik</p></div>
<p>Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik, dan secara sederhana terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (bahan dielektrik) tiap konduktor di sebut keping. Kapasitor atau disebut juga kondensator adalah alat (komponen) listrik yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik untuk sementara waktu. Pada prinsipnya sebuah kapasitor terdiri atas dua konduktor (lempeng logam) yang dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator). Isolator penyekat ini sering disebut bahan (zat) dielektrik.</p>
<p>Zat dielektrik yang digunakan untuk menyekat kedua penghantar dapat digunakan untuk membedakan jenis kapasitor. Beberapa kapasitor menggunakan bahan dielektrik berupa kertas, mika, plastik cairan dan lain sebagainya.</p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"><strong>Kegunaan kapasitor dalam berbagai rangkaian listrik adalah: </strong></span></span><strong> </strong></p>
<ol>
<li>mencegah loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan, bila tiba-tiba arus listrik diputuskan dan dinyalakan</li>
<li>menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian penyala elektronik</li>
<li>memilih panjang gelombang pada radio penerima</li>
<li>sebagai filter dalam catu daya (<em>power supply</em>)</li>
</ol>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"><strong>Bentuk Kapasitor</strong><br />
</span></span></p>
<div id="attachment_146" class="wp-caption alignleft" style="width: 73px"><img class="size-full wp-image-146" title="Kapasitor Kertas" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3g.jpg?w=63&#038;h=178" alt="Kapasitor Kertas" width="63" height="178" /><p class="wp-caption-text">Kapasitor Kertas</p></div><br />
<div id="attachment_147" class="wp-caption alignleft" style="width: 217px"><img class="size-full wp-image-147" title="Kapasior Variabel" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3h.jpg?w=207&#038;h=86" alt="Kapasior Variabel" width="207" height="86" /><p class="wp-caption-text">Kapasior Variabel</p></div>
<p><strong>kapasitor <em>variabel</em></strong> (besar kapasitas bisa di ubah-ubah dengan nilai kapasitas maksimum 500 pF)</p>
<p><em><strong>kapasitor kertas</strong></em> (besar kapasitas 0,1 F)</p>
<p><em>(source: jowo.jw.lt/pustaka/buku/Iptek/Listrik Statis_txt. dan </em><em>e-dukasi.net)</em></p>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"><strong>Rangkaian dasar kapasitor </strong></span></span></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Seri</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_151" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><strong></strong><strong><img class="size-medium wp-image-151" title="Rangkaian Seri Kapasitor" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_8.jpg?w=300&#038;h=121" alt="Rangkaian Seri Kapasitor" width="300" height="121" /></strong><p class="wp-caption-text">Rangkaian Seri Kapasitor</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Paralel</strong></p>
<div id="attachment_152" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-152" title="Rangkaian Paralel Kapasitor" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_9.jpg?w=300&#038;h=172" alt="Rangkaian Paralel Kapasitor" width="300" height="172" /><p class="wp-caption-text">Rangkaian Paralel Kapasitor</p></div>
<p><strong>Selengkapnya dalam: </strong></p>
<ol>
<li><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">Modul 2 _ Listrik Statis (</span></span><strong><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"><a title="LISTRIK STATIS_pps" href="http://www.ziddu.com/download/6147283/MateriPresentasi_LISTRIKSTATIS.pps.html" target="_blank">Power Point</a> ; <a title="Modul 2 _ Listrik Statis" href="http://www.ziddu.com/download/6147330/Modul2_LISTRIKSTATIS.pdf.html" target="_blank">PDF</a></span></span></strong><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">)</span></span></li>
<li><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">Latihan Soal  _ <a title="3.4. Listrik Statis" href="http://rachmat-abd-syukur.blogspot.com/" target="_blank">3.4. Listrik Statis</a> (</span></span><strong><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;">dari BANK SOAL FISIKA sma</span></span></strong><strong><span style="font-size:100%;"><span style="color:#3366ff;font-style:italic;"> </span></span></strong><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;">)</span></span></li>
</ol>
<p><span style="font-size:100%;"><span style="font-style:italic;color:#cc0000;font-size:130%;"><br />
</span></span></p>
<br />Posted in Kelas XII, Listrik Statis Tagged: Listrik Statis <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/141/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/141/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=141&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/20/3-4-listrik-statis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/electodes.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Electodes</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kapasitor Elektrik</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3g.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kapasitor Kertas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_3h.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Kapasior Variabel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_8.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Rangkaian Seri Kapasitor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/hal_9.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Rangkaian Paralel Kapasitor</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3.3. Gelombang Cahaya</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/02/3-3-gelombang-cahaya/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/02/3-3-gelombang-cahaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2009 08:16:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gelombang Cahaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfisika91.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Saat cuaca cerah, pada siang hari kita bisa melihat matahari dan malamnya bisa melihat bulan ataupun bintang. Matahari, bulan dan bintang adalah bagian dari benda langit, yang ketika kita melihatnya ataupun mengamatinya, informasi yang bisa kita tangkap langsung dari benda langit tersebut berupa cahaya. Dan dari cahaya tersebut para astronom dapat menentukan posisi, jarak, warna, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=60&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[
<a href='http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/02/3-3-gelombang-cahaya/prism1/' title='Prism[1]'><img width="120" height="90" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/prism1.gif?w=120&#038;h=90" class="attachment-thumbnail" alt="Pembiasan Pada Prisma" title="Prism[1]" /></a>
<a href='http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/02/3-3-gelombang-cahaya/attachment/17/' title='17'><img width="150" height="88" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/08/17.gif?w=150&#038;h=88" class="attachment-thumbnail" alt="Dispersi Cahaya" title="17" /></a>

<p>Saat cuaca cerah, pada siang hari kita bisa melihat matahari dan malamnya bisa melihat bulan ataupun bintang. <em>Matahari, bulan</em> dan <em>bintang</em> adalah bagian dari benda langit, yang ketika kita melihatnya ataupun mengamatinya, informasi yang bisa kita tangkap langsung dari benda langit tersebut berupa <strong>cahaya</strong>. Dan dari cahaya tersebut para astronom dapat menentukan <em>posisi, jarak, warna, suhu, jenis zat yang dikandungnya, energi</em> dan lain sebagainya. Jadi cahaya itu ilmu, cahaya merupakan bagian dari fenomena fisika, tanpa cahaya bisa jadi ilmu astronomi tidak akan pernah ada, tanpa cahaya kita tidak akan bisa hidup. <span id="more-60"></span>Dari fenomena cahaya ini, banyak para ilmuwan memuculkan berbagai gagasan ataupun teori tentang cahaya. Namun demikian, didalam ilmu pengetahuan, kebenaran dari suatu gagasan maupun teori akan sangat di tentukan oleh uji eksperimen. </p>
<p>Ilmuwan  <strong><em>Abu Ali Hasab Ibn Al-Haitham (965–sekitar 1040)</em></strong>, menyatakan bahwa setiap titik pada daerah yang tersinari cahaya, mengeluarkan sinar cahaya ke segala arah, namun hanya satu sinar dari setiap titik yang masuk ke mata secara tegak lurus yang dapat dilihat. Sedangkan cahaya lain yang mengenai mata tidak secara tegak lurus tidak dapat dilihat.</p>
<p>Ada <em>teori Partikel</em> oleh <strong>Isaac Newton</strong> (1642-1727) dalam <em>Hypothesis of Light</em> pada 1675 bahwa cahaya terdiri dari partikel halus (<em>corpuscles</em>) yang memancar ke semua arah dari sumbernya. <em>Teori Gelombang</em> oleh <strong>Chrisiaan Huygens</strong> (1629-1695), menyatakan bahwa cahaya dipancarkan ke segala arah sebagai gelombang seperti bunyi. Perbedaan antara keduanya hanya pada frekuewensi dan panjang gelombang saja.</p>
<p>Pada zaman Newton dan Huygens hidup, orang-orang beranggapan bahwa gelombang yang merambat pasti membutuhkan medium. Padahal ruang antara bintang-bintang dan planet-planet merupakan ruang hampa (vakum) sehingga menimbulkan pertanyaan apakah yang menjadi medium rambat cahaya matahari sampai ke bumi jika cahaya merupakan gelombang seperti yang dikatakan Huygens. Inilah kritik orang terhadap pendapat Huygens. Kritik ini dijawab oleh Huygens dengan memperkenalkan zat hipotetik (dugaan) yang bernama eter<strong>.</strong> Zat ini sangat ringan, tembus pandang dan memenuhi seluruh alam semesta. Eter membuat cahaya yang berasal dari bintang-bintang sampai ke bumi.</p>
<p>Pada dekade awal Abad 20, berbagai eksperimen yang dilakukan oleh para ilmuwan seperti <strong>Thomas Young</strong> (1773-1829) dan <strong>Agustin Fresnell</strong> (1788-1827) berhasil membuktikan bahwa <em>cahaya dapat melentur (difraksi)</em> dan <em>berinterferensi</em>. Gejala alam yang khas merupakan sifat dasar gelombang bukan partikel. Percobaan yang dilakukan oleh <strong>Jeans Leon Foulcoult</strong> (1819-1868) menyimpulkan bahwa <em>cepat rambat cahaya dalam air lebih rendah dibandingkan kecepatannya di udara</em>. Padahal Newton dengan teori emisi partikelnya meramalkan kebalikannya. Selanjutnya <strong>Maxwell</strong> (1831-1874) mengemukakan pendapatnya bahwa <em>cahaya dibangkitkan oleh gejala kelistrikkan dan kemagnetan sehingga tergolong gelombang elektomagnetik</em>. Sesuatu yang yang berbeda dengan gelombang bunyi yang tergolong gelombang mekanik. Gelombang elekromagnetik dapat merambat dengan atau tanpa medium dan kecepatan rambatnyapun amat tinggi bila dibandingkan dengan gelombang bunyi. <em>Gelombang elekromagnetik merambat dengan kecepatan 300.000 km/s</em>. Kebenaran pendapat Maxwell tak terbantahkan ketika Hertz (1857-1894) berhasil membuktikan secara eksperimental yang disusun dengan penemuan-penemuan berbagai gelombang yang tergolong gelombang elekromagnetik seperti sinar x, sinar gamma, gelombang mikro RADAR dan sebagainya.</p>
<p>Dewasa ini pandangan bahwa cahaya merupakan gelombang elektomagnetik umum diterima oleh kalangan ilmuwan, walaupun hasil eksperimen <strong>Michelson</strong> dan <strong>Morley</strong> di tahun 1905 gagal membuktikan keberadaan eter seperti yang di sangkakan keberadaan oleh Huygen dan Maxwell.</p>
<p>Di sisi lain pendapat Newton tentang cahaya menjadi partikel tiba-tiba menjadi polpuler kembali setelah lebih dari 300 tahun tenggelam di bawah populeritas pendapat Huygens. Dua fisikawan pemenang hadiah Nobel, <strong>Max Plack</strong> (1858-1947) dan <strong>Albert Einstein</strong> mengemukan teori mereka tentang <em>Foton</em>..</p>
<p>Berdasarkan hasil penelitian tentang sifat-sifat termodinamika radiasi benda hitam, Planck menyimpulkan bahwa cahaya di pancarkan dalam bentuk-bentuk partikel kecil yang disebut <strong>kuanta</strong>. Gagasan Planck ini kemudian berkembang menjadi teori baru dalam fisika yang disebut <em>teori Kuantum</em>. Dengan teori ini, Einstein berhasil menjelaskan peristiwa yang dikenal dengan nama <em>efek foto listrik</em>, yakni pemancaran elekton dari permukaan logam karena lagam tersebut di sinari cahaya.</p>
<p>Jadi dalam kondisi tertentu cahaya menunjukkan sifat sebagai gelombang dan dalam kondisi lain menunjukkan sifat sebagai partikel. Hal ini di sebut sebagai <strong>dualisme</strong> <strong>cahaya</strong>. <em>(source: e-dukasi.net)</em></p>
<p><strong>Physics Java Animations :</strong></p>
<ul>
<li><em><a title="Interferensi Gelombang" href="http://www.ziddu.com/download/5977670/InterferensiGelombang.rar.html" target="_blank"><strong>Interferensi Gelombang</strong></a><br />
</em></li>
</ul>
<br />Posted in Gelombang Cahaya, Kelas XII Tagged: Gelombang Cahaya <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=60&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/08/02/3-3-gelombang-cahaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3.2. Gelombang Bunyi</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-2-gelombang-bunyi/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-2-gelombang-bunyi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 07:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gelombang Bunyi]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfisika91.wordpress.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah kita membayangkan bagaimana rasanya jika dunia ini begitu sepi&#8230; hening&#8230; tanpa bunyi / suara?..  Atau sebaliknya&#8230; Pernahkah kita membayangkan jika dunia ini terlalu berisik&#8230; bising&#8230;, banyak terdengar suara pabrik, suara kendaraaan bermotor atau suara lainnya yang memekakkan telinga ?&#8230; Apalagi kondisi ini berlangsung cukup lama&#8230; jangan deh&#8230; cukup dalam bayangan saja&#8230; Bunyi atau Suara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=47&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_51" class="wp-caption aligncenter" style="width: 189px"><img class="size-full wp-image-51" title="long4" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/long4.gif?w=179&#038;h=44" alt="Gelombang Longitudinal" width="179" height="44" /><p class="wp-caption-text">Gelombang Longitudinal</p></div>
<p>Pernahkah kita membayangkan bagaimana rasanya jika dunia ini begitu sepi&#8230; hening&#8230; tanpa bunyi / suara?..  Atau sebaliknya&#8230; Pernahkah kita membayangkan jika dunia ini terlalu berisik&#8230; bising&#8230;, banyak terdengar suara pabrik, suara kendaraaan bermotor atau suara lainnya yang memekakkan telinga ?&#8230; <span id="more-47"></span>Apalagi kondisi ini berlangsung cukup lama&#8230; jangan deh&#8230; cukup dalam bayangan saja&#8230;</p>
<p><em><strong>Bunyi</strong></em> atau <em><strong>Suara</strong></em> merupakan salah satu fenomena fisika yang selalu kita alami sehari-hari. Contoh bunyi yang sering kita nikmati adalah musik. Musik bisa memberikan inspirasi saat kita sedang belajar, bekerja atau beraktifitas. Gimana jadinya ya kalau dunia ini tanpa musik?</p>
<p>Adakalanya bunyi iu bisa juga menjadi sumber polusi manakala yang kita dengar itu berupa <em>Musik keras yang berlebihan, </em><em> </em><em>Kendaraan bermotor dengan suara knalpot yang berbunyi bising/keras </em>, suara <em>Mesin pesawat terbang </em>dan<em> aktifitas pabrik.. </em>kesemuanya menjadi sumber polusi suara&#8230; ya tho?</p>
<p>Karenanya, <strong>bunyi</strong> adalah anugrah Tuhan yang mesti kita syukuri. So.. tidak salah khan jika pokok bahasan tentang gelombang Bunyi cukup menarik untuk dipelajari ?&#8230;</p>
<p>Dalam fisika<strong>, Bunyi</strong> atau <strong>suara</strong> adalah <em><strong>gelombang longitudinal</strong></em> yang merambat melalui medium, yang dihasilkan oleh getaran mekanis dan merupakan hasil perambatan energi. Sumber bunyi sebagai sumber getar memancarkan gelombang-gelombang longitudinal ke segala arah melalui medium baik <strong><em>padat, cair</em></strong> maupun <strong><em>gas</em></strong>. Sumber getar tersebut dapat berasal dari dawai/kawat, pipa organa, bahkan ombak di pantai.</p>
<p>Kebanyakan suara merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan getar atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz). Bunyi tunggal  yang frekuensinya teratur dinamakan <strong><em>nada</em></strong>, sedangkan bunyi tunggal  yang frekuensinya tidak teratur dinamakan <strong><em>desis</em></strong>. Amplitudo gelombang menentukan kuat-lemahnya suatu bunyi atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam decibel (dB). Semakin tinggi amplitudoya semakin nyaring bunyi tersebut. Bunyi pesawat yang lepas landas mencapai sekitar 120 dB. Sedang bunyi desiran daun sekitar 33 dB.</p>
<p>Manusia dapat mendengar bunyi saat <strong>gelombang bunyi</strong> merambat di udara atau medium lain sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusia kira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz dinamakan <em>ultrasonik</em> dan di bawah 20 Hz dinamakan <em>infrasonik</em>.</p>
<p><strong>Gelombang bunyi</strong> terdiri dari <em>molekul-molekul udara</em> yang bergetar maju-mundur. Tiap saat, molekul-molekul itu berdesakan di beberapa tempat, sehingga menghasilkan wilayah tekanan tinggi, tapi di tempat lain merenggang, sehingga menghasilkan wilayah tekanan rendah. Gelombang bertekanan tinggi dan rendah secara bergantian bergerak di udara, menyebar dari sumber bunyi. Itulah alasannya mengapa Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal.</p>
<p>Bunyi merambat di udara dengan kecepatan 1.224 km/jam. Bunyi akan merambat lebih lambat jika suhu dan tekanan udara lebih rendah. Di udara tipis dan dingin pada ketinggian lebih dari 11 km, kecepatan bunyi 1.000 km/jam. Di air, kecepatannya 5.400 km/jam,  jauh lebih cepat daripada di udara.</p>
<p>Adakalanya frekuensi yang didengar oleh pengamat mengalami perubahan sacara tiba-tiba manakala sumber bunyi (misal klakson mobil) bergerak mendekati atau menjauhi menurut pengamat yang diam. Fenomena ini dikenal sebagai <strong><em>Efek Doppler</em></strong>, yaitu perbedaan frekuensi yang diterima oleh pendengar dengan frekuensi asli sumber getarnya relatif antara  pendengar dan sumber bunyi. Bila kedudukan antara pengamat dan sumber saling mendekat, maka pengamat mendengar frekuensi yang lebih tinggi, dan bila kedudukannya saling menjauh maka pengamat mendengar frekuensi yang lebih rendah. Dan fenomena ini berhasil dijelaskan oleh fisikawan <strong>Christian Johann Doppler</strong> (1803-1855) pada tahun 1842.</p>
<p><strong>Selengapnya lihat <em>Video</em> dan <em>Physics Flash Animations</em> :</strong></p>
<ul>
<li><strong><em>Video: </em></strong><strong>Pengukuran Gelombang Bunyi Pada Pipa Organa Tertutup</strong></li>
</ul>
<p><strong><span class='embed-youtube' style='text-align:center; display:block;'><object width='510' height='317'><param name='movie' value='http://www.youtube.com/v/y_Ne17ylh7I?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' /> <param name='allowfullscreen' value='true' /> <param name='wmode' value='opaque' /> <embed src='http://www.youtube.com/v/y_Ne17ylh7I?version=3&rel=1&fs=1&showsearch=0&showinfo=1&iv_load_policy=1' type='application/x-shockwave-flash' allowfullscreen='true' width='510' height='317' wmode='opaque'></embed> </object></span><br />
</strong></p>
<ol>
<li><a title="Beats" href="http://faraday.physics.utoronto.ca/PVB/Harrison/Flash/ClassMechanics/Beats/Beats.html" target="_blank"><strong>Beats </strong></a></li>
<li><a title="Temparement" href="http://faraday.physics.utoronto.ca/GeneralInterest/Harrison/Flash/Temperament/Temperament.html" target="_blank"><strong>Temperament</strong></a></li>
<li><strong><a title="Efek Dopler" href="http://faraday.physics.utoronto.ca/PVB/Harrison/Flash/ClassMechanics/Doppler/DopplerEffect.html" target="_blank">Efek Doppler</a>, <a title="Efek Doppler 1" href="http://faraday.physics.utoronto.ca/PVB/Harrison/Flash/ClassMechanics/DopplerWaveFronts/DopplerWaveFronts.html" target="_blank">1 sumber bergerak</a><br />
</strong></li>
</ol>
<br />Posted in Gelombang Bunyi, Kelas XII Tagged: Gelombang Bunyi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/47/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/47/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=47&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-2-gelombang-bunyi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/long4.gif" medium="image">
			<media:title type="html">long4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3.1. Gelombang Mekanik / Berjalan</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-1-gelombang-mekanik-berjalan/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-1-gelombang-mekanik-berjalan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 02:01:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gelombang Mekanik]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://belajarfisika91.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Gelombang adalah gangguan yang merambat. Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoide. Selain radiasi elektromagnetik, dan mungkin radiasi gravitasional, yang bisa berjalan lewat vakum, gelombang juga terdapat pada medium (yang karena perubahan bentuk dapat menghasilkan gaya memulihkan yang lentur), mereka dapat berjalan dan dapat memindahkan energi dari satu tempat kepada lain tanpa mengakibatkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=24&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em> </em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<div id="attachment_135" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-135" title="Gelombang" src="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/gelombang.gif?w=300&#038;h=131" alt="Gelombang Air" width="300" height="131" /><p class="wp-caption-text">Gelombang Air</p></div>
<p><strong><em>Gelombang</em></strong><em> </em>adalah <a title="Gangguan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gangguan&amp;action=edit&amp;redlink=1">gangguan</a> yang merambat. Bentuk ideal dari suatu gelombang akan mengikuti gerak sinusoide. Selain <a title="Radiasi elektromagnetik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radiasi_elektromagnetik">radiasi elektromagnetik</a>, dan mungkin <a title="Radiasi gravitasional (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radiasi_gravitasional&amp;action=edit&amp;redlink=1">radiasi gravitasional</a>, yang bisa berjalan lewat vakum, gelombang juga terdapat pada <a title="Medium" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Medium">medium</a> (yang karena perubahan bentuk dapat menghasilkan <a title="Gaya" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gaya">gaya</a> memulihkan yang lentur), mereka dapat berjalan dan dapat memindahkan <a title="Energi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Energi">energi</a> dari satu tempat kepada lain tanpa mengakibatkan <a title="Partikel" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Partikel">partikel</a> medium berpindah secara permanen; yaitu tidak ada perpindahan secara masal. Bahkan, setiap titik khusus <a title="Osilasi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Osilasi">berosilasi</a> di sekitar satu posisi tertentu.<span id="more-24"></span></p>
<p><em>(http://id.wikipedia.org/wiki/Gelombang)</em></p>
<p><strong><em>Jenis Gelombang</em></strong></p>
<p>Ditinjau dari arah getar (gangguan/usikan), gelombang dibedakan menjadi <strong><em>gelombang transversal</em></strong> dan <strong><em>gelombang longitudinal</em></strong>. Sedangkan ditinjau dari medium perambatannya, gelombang dibedakan menjadi <strong><em>gelombang mekanik</em></strong> dan <strong><em>gelombang elektromagnetik</em></strong>.</p>
<p>Untuk lebih mengetahui dan memahami seberapa besar kecepatan arah getar dan rambatannya, aliran energi gelombang, intensitas gelombang dan gejala-gejala lainnya yang menyertai fenomena gelombang, diperlukan beberapa persamaan fisika tentang gelombang itu.</p>
<ul>
<li>Bahan Belajar Presentasi (Power Point, <a title="Modul 1 _ Gelombang" href="http://www.ziddu.com/download/6047915/Modul1_GELOMBANG.pdf.html" target="_blank"><em><strong>Pdf</strong></em></a>) : <strong><a title="Gelombang (pps)" href="http://www.ziddu.com/download/5730877/BelajarFisika31_GELOMBANG.pps.html" target="_blank">Modul 1_Gelombang</a></strong></li>
<li>Latihan Soal : <strong><a title="BANK SOAL FISIKA sma" href="http://rachmat-abd-syukur.blogspot.com/" target="_blank">3.1. Gelombang Mekanik</a></strong> (<span style="font-size:100%;"><span style="font-weight:bold;color:#006600;">LATIHAN SOAL FISIKA SMA KELAS XI IPA)</span></span></li>
<li>Lainnya: <strong><a title="Persamaan Gelombang" href="http://www.ziddu.com/download/5730972/PersamaanFisika_Gelombang.doc.html" target="_blank">Rumus-rumus gelombang</a></strong></li>
<li>Physics Flash Animations : <strong><a title="TravelWaves" href="http://faraday.physics.utoronto.ca/PVB/Harrison/Flash/ClassMechanics/TravelWaves/TravelWaves.html" target="_blank">Gelombang Berjalan</a></strong></li>
</ul>
<br />Posted in Gelombang Mekanik, Kelas XII Tagged: Gelombang Mekanik <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=24&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/31/3-1-gelombang-mekanik-berjalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://belajarfisika91.files.wordpress.com/2009/07/gelombang.gif?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Gelombang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMBELAJARAN FISIKA</title>
		<link>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/30/pembelajaran-fisika/</link>
		<comments>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/30/pembelajaran-fisika/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Jul 2009 09:26:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmatsyukur</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelas X]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas XI]]></category>
		<category><![CDATA[Kelas XII]]></category>
		<category><![CDATA[Pembelajaran Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[Pengantar]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Pembelajaran Fisika<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=1&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Fisika</strong>, merupakan bagian dari sains (IPA), pada hakikatnya adalah suatu ilmu yang mengajarkan manusia untuk mengetahui, memahami dan memaknai bagaimana hukum alam ini bekerja dengan segala keteraturannya sehingga membentuk alam semesta yang luar biasa. Melalui fenomena-fenomena kejadian alam di sekitar kita, yang bisa kita amati, renungkan, dan pelajari adalah cara pandang yang bijaksana sebagai seorang manusia yang berakal, fisika sangat membantu manusia memaknai alam ini. <span id="more-1"></span>Menggunakan IPA sebagai cara berpikir merupakan naluri manusia yang ada dalam pikiran dan perasaannya, yang dapat memunculkan adanya rasa ingin tahu dan hasrat untuk memahami fenomena alam. Apa, mengapa dan bagaimana fenomena alam ini bekerja adalah bagian dari cara bagaimana informasi ilmiah dapat diperoleh, diuji, dan divalidasikan.</p>
<p><strong>Pembelajaran Fisika</strong> bisa dipandang sebagai suatu proses bagaimana memahami fenomena alam. Pembelajarannya harus mempertimbangkan strategi ataupun metode yang efektif dan efesien. Kondisi serta suasana lingkungan belajar juga sangat mempengaruhi keefektifitasan kegiatan pembelajaran fisika. Karenanya, berbagai inovasi model dan strategi pembelajaran sangat mungkin digunakan. Interaksi guru dan siswa sedapat mungkin menciptakan kondisi belajar yang kondusif, yang bisa memberikan kesempatan pada siswa untuk mengembangkan sejumlah keterampilan, dan kemampuannya meningkatkan kualitas belajarnya.</p>
<p>Pada tingkat sekolah menengah atas, alias tingkat sma&#8230; banyak para siswa memandang bahwa belajar fisika itu adalah sulit, bahkan amat sangat sulit&#8230; dan cendrung membosankan&#8230; karena terlalu banyak rumus-rumus yang memusingkan&#8230; belum lagi ditambah hitungan matematikanya&#8230; waduh capek dech&#8230;</p>
<p>Kalo kamu termasuk salah satu siswa yang punya pemikiran seperti itu, segera ambil langkah-langkah penyelamatan diri dengan meninggalkan pemikiran yang sudah terlanjur salah terhadap fisika. Hal ini akan berdampak pada keengganan mempelajari fisika. Karena secara alami, serta di bawah tingkat sadar akan membentuk daya tolak yang sangat kuat pada diri siswa itu sendiri sehingga akan mempersulit diri. Apalagi jika siswa tersebut berniat atau bahkan telah berada di kelas IPA&#8230; waduh bisa berabe dech&#8230;</p>
<p>Oleh karena itu&#8230; para siswa sma sekalian&#8230; yang mau menjadi <strong><em>Pembelajar Fisika</em></strong>&#8230; mulailah berfikiran positif terhadap fisika, bahwa fisika  sesunguhnya adalah mempelajari tentang fenomena alam. Pada tingkat dasar, logikanya sangat masuk akal, yaitu sesuai pengalaman kita sehari-hari. Sedangkan pada tingkat lanjutan, fisika dapat dimanfaatkan untuk membuat prediksi prilaku alam, termasuk gejala alam yang belum pernah kita alami, seperti prediksi kapan terjadinya gerhana matahari dan bagaimana dampak pemanasan global terhadap kehidupan di bumi.</p>
<p>Lalu&#8230; bagaimana dengan persamaan fisika yang ada matematikanya itu lho&#8230; yang bikin siswa pada pusing?&#8230;</p>
<p>Perlu dipahami bahwa fisika tidak identik dengan matematika. Persamaan fisika bukan persamaan matematika biasa. Persamaan itu diperoleh dan diturunkan dari berbagai gejala alam serta kondisinya, yang diasumsikan menjadi suatu model matematika. Matematika dipilih sebagai bahasa pengantar untuk memahami gejala alam. So.. rumus fisika hanyalah alat untuk memahami fisika itu sendiri. Adapun soal-soal adalah proses latihan para siswa untuk memahami gejala fisikanya, bukan hanya sekadar berlatih hitung-hitungan lho&#8230;</p>
<p>Jadi Para Siswa SMA sekalian&#8230; semangatlah menjadi <strong>Pembelajar Fisika</strong>. Mulailah belajar fisika dalam pengertian yang sesungguhnya dengan empat langkah belajar fisika sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Pahami konsep fisika atau hukum fisika berdasarkan fenomena alamnya, bukan dengan rumusnya.</li>
<li>Kuasai bahasa pengantar fisika yaitu matematika.</li>
<li>Lakukan analisa soal fisika melalui ceritanya, bukan angka-angkanya.</li>
<li>Gunakan logika untuk mengetahui arti fisis dari hasil perhitungan rumus fisika yang sudah diperoleh.</li>
</ol>
<p><strong>Selamat belajar</strong>&#8230; Semoga Belajar Fisika menjadi lebih mudah&#8230;</p>
<br />Posted in Kelas X, Kelas XI, Kelas XII, Pembelajaran Fisika, Pengantar, Umum  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/belajarfisika91.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/belajarfisika91.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=belajarfisika91.wordpress.com&amp;blog=8797104&amp;post=1&amp;subd=belajarfisika91&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://belajarfisika91.wordpress.com/2009/07/30/pembelajaran-fisika/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b8a865afdc76ff02d75a0b6d9180dc39?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmatsyukur</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
